Jakarta, 20 Oktober 2026 – Penampilan Megawati Hangestri Pertiwi bersama Hyundai E&C Hillstate dalam turnamen KOVO Cup 2026 mendapat perhatian besar dari publik dan media Korea Selatan. Pevoli andalan Indonesia yang dikenal dengan julukan Megatron itu menunjukkan kemampuan menyerang yang mengesankan meskipun baru menjalani masa pemulihan cedera. Dalam dua pertandingan bersama klub barunya, Megawati berhasil mengumpulkan total 29 poin dan menjadi salah satu pemain paling produktif di tim. Catatan tersebut semakin menarik karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya kembali seperti sebelum mengalami masalah kesehatan. Penampilan Megawati menjadi sorotan tersendiri di tengah hasil kurang memuaskan yang diperoleh Hyundai Hillstate sepanjang turnamen pramusim.
Perhatian media Korea Selatan semakin meningkat setelah Megawati tampil menghadapi GS Caltex pada Jumat (16/10/2026) di Jinnam Gymnasium, Yeosu. Dalam pertandingan tersebut, Hyundai Hillstate harus mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan tiga set langsung, yakni 23-25, 15-25, dan 22-25. Meski timnya gagal meraih kemenangan, Megawati mampu menyumbangkan 15 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 50 persen. Catatan tersebut menjadikannya pencetak angka terbanyak bagi Hyundai Hillstate dalam pertandingan itu. Produktivitas Megawati dinilai menunjukkan bahwa kemampuan menyerangnya tetap menjadi ancaman bagi lawan. Performa tersebut sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi kontribusinya pada kompetisi reguler Liga Voli Korea Selatan musim 2026–2027.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah peningkatan performa Megawati pada set ketiga ketika menghadapi GS Caltex. Setelah hanya mengumpulkan lima poin dalam dua set pertama, pemain asal Jember, Jawa Timur, itu tampil lebih agresif pada set berikutnya. Megawati berhasil menghasilkan sepuluh poin tambahan, termasuk satu angka melalui blok. Lonjakan produktivitas tersebut menunjukkan kemampuannya meningkatkan intensitas permainan ketika tim berada dalam tekanan. Media Korea Selatan menilai penampilan itu mengingatkan pada ketajaman Megawati ketika masih memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Meski hasil akhir pertandingan tidak berpihak kepada Hyundai Hillstate, kontribusi individu Megawati tetap menjadi salah satu aspek positif yang mendapat perhatian.
Sebelumnya, Megawati juga menunjukkan kemampuan mencetak angka ketika menjalani pertandingan perdana bersama Hyundai Hillstate menghadapi Korea Expressway Corporation Hi-Pass pada Rabu (14/10/2026). Dalam laga tersebut, Hyundai Hillstate kalah dengan skor 0-3 melalui hasil set 17-25, 16-25, dan 18-25. Megawati berhasil menyumbangkan 14 poin dan menjadi pencetak angka terbanyak kedua di timnya. Pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, mencatatkan 15 poin dalam pertandingan yang sama. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Megawati masih mampu memberikan kontribusi penting meskipun belum berada dalam kondisi fisik terbaik. Dua pertandingan awal itu sekaligus menjadi kesempatan baginya untuk kembali menyesuaikan diri dengan atmosfer kompetisi Korea Selatan.
Kondisi kesehatan Megawati memang menjadi perhatian utama sejak dirinya kembali bergabung dengan klub Korea Selatan. Pemain berusia 27 tahun tersebut sebelumnya mengalami cedera lutut yang memengaruhi aktivitas kompetitifnya. Selain menjalani pemulihan cedera, Megawati juga sempat menjalani operasi usus buntu sebelum mengikuti persiapan bersama Hyundai Hillstate. Situasi tersebut membuat proses latihan dan penyesuaian dengan rekan setim berlangsung secara bertahap. Pelatih Kang Sung-hyung mempertimbangkan kondisi fisiknya sebelum memberikan kesempatan bermain dalam turnamen pramusim. Meski demikian, kebutuhan membangun koordinasi tim menjelang kompetisi reguler menjadi salah satu alasan Megawati tetap mendapatkan menit bermain.
Kang Sung-hyung menilai turnamen KOVO Cup merupakan kesempatan penting untuk membangun keselarasan permainan antara Megawati dan rekan-rekan barunya. Kehadiran setter Kim Da-in menjadi faktor penting karena distribusi bola harus disesuaikan dengan karakter serangan masing-masing pemain. Megawati juga perlu membangun kerja sama dengan Jordan Wilson yang diproyeksikan menjadi salah satu andalan lini serang Hyundai Hillstate. Proses adaptasi tersebut membutuhkan waktu, terutama karena sejumlah pemain baru menjalani latihan bersama dalam periode relatif singkat. Kondisi itu terlihat dari beberapa kesalahan koordinasi yang terjadi selama pertandingan. Tim pelatih diharapkan dapat memanfaatkan hasil turnamen sebagai bahan evaluasi sebelum memasuki kompetisi utama.
Kembalinya Megawati ke Korea Selatan menjadi babak baru dalam perjalanan karier internasionalnya setelah sebelumnya memperkuat Red Sparks pada periode 2023 hingga 2025. Bersama klub tersebut, ia berhasil menunjukkan kemampuan sebagai salah satu pemain asing Asia yang memiliki produktivitas tinggi. Megawati membantu Red Sparks mencapai babak play-off pada musim pertamanya dan melangkah hingga final pada musim berikutnya. Penampilan konsistennya membuat nama Megatron semakin dikenal oleh penggemar bola voli Korea Selatan. Setelah kembali bermain di Indonesia dan membantu Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar Proliga 2026, ia memutuskan melanjutkan karier bersama Hyundai Hillstate. Pengalaman sebelumnya di Liga Korea menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan musim baru.
Meski Megawati tampil cukup produktif, Hyundai Hillstate tetap harus menerima kenyataan tersingkir dari KOVO Cup 2026 setelah mengalami dua kekalahan beruntun. Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Kang Sung-hyung untuk memperbaiki organisasi permainan, penerimaan bola, dan efektivitas serangan tim. Namun, kontribusi 29 poin dari Megawati memberikan harapan bahwa lini serang Hyundai Hillstate dapat berkembang ketika seluruh pemain mencapai kondisi optimal. Perhatian media Korea Selatan terhadap performanya juga menunjukkan bahwa reputasi Megatron masih kuat setelah sempat meninggalkan kompetisi tersebut. Fokus berikutnya adalah menjaga kebugaran dan meningkatkan kerja sama dengan para pemain lain menjelang bergulirnya V-League 2026–2027. Jika mampu mempertahankan ketajaman sekaligus menghindari masalah cedera, Megawati berpeluang kembali menjadi salah satu pemain penting dalam persaingan bola voli putri Korea Selatan.