Jakarta, 17 Mei 2026 – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal berencana mempercepat pengembangan program desa wisata di kawasan Anyer, Carita, dan Cinangka sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kawasan pesisir di Banten tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit masyarakat karena memiliki pantai, panorama alam, dan akses yang relatif dekat dari Jakarta maupun wilayah sekitarnya. Pemerintah menilai pengembangan desa wisata dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah secara berkelanjutan.
Pengamat pariwisata menjelaskan bahwa konsep desa wisata kini semakin berkembang di berbagai daerah Indonesia karena dianggap mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih dekat dengan budaya, alam, dan kehidupan masyarakat lokal. Berbeda dengan wisata massal konvensional, desa wisata biasanya menawarkan aktivitas berbasis kearifan lokal seperti kuliner khas, kerajinan tradisional, wisata alam, hingga budaya masyarakat setempat. Karena itu, pengembangan desa wisata tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membantu memperkuat ekonomi kreatif dan UMKM di daerah.
Kawasan Anyer, Carita, dan Cinangka sendiri memiliki potensi besar karena selama ini sudah dikenal luas sebagai destinasi wisata pantai di Provinsi Banten. Pengamat ekonomi daerah menyebut peningkatan kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak langsung terhadap pendapatan masyarakat mulai dari sektor penginapan, kuliner, transportasi, hingga perdagangan lokal. Dengan konsep desa wisata, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku utama dalam pengembangan ekonomi pariwisata di wilayah mereka sendiri.
Selain pengembangan ekonomi, program desa wisata juga dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal. Pengamat lingkungan menjelaskan bahwa pembangunan wisata berbasis masyarakat dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian alam dan budaya apabila dikelola secara tepat. Karena itu, pengembangan desa wisata di kawasan pesisir seperti Anyer dan Carita juga perlu memperhatikan aspek kebersihan pantai, pengelolaan sampah, dan perlindungan ekosistem agar pariwisata dapat berkembang tanpa merusak lingkungan sekitar.
Rencana percepatan program desa wisata di kawasan Anyer-Carita-Cinangka kini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal. Banyak pihak berharap program tersebut dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Banten. Di tengah meningkatnya minat wisata berbasis alam dan budaya, desa wisata dinilai akan terus menjadi salah satu sektor strategis dalam pengembangan pariwisata Indonesia ke depan.