Lombok, 9 Oktober 2026 – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menyampaikan tekad besar menjelang penampilannya di Moto3 Mandalika 2026 yang resmi dimulai hari ini, Jumat (9/10/2026). Pembalap Honda Team Asia tersebut berjanji memberikan kemampuan terbaik ketika tampil di hadapan pendukung sendiri. Kesempatan berlomba di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika menjadi momen istimewa dalam perjalanan kariernya. Veda ingin memanfaatkan dukungan masyarakat Indonesia sebagai tambahan motivasi untuk meraih hasil positif. Seri ke-17 Moto3 2026 ini sekaligus menjadi kesempatan baginya untuk memperbaiki performa setelah menghadapi persaingan ketat pada beberapa balapan sebelumnya.
Veda mengungkapkan bahwa tampil dalam ajang Grand Prix di negara sendiri merupakan pengalaman yang telah lama dinantikannya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu merasa bangga akhirnya dapat berlomba di Mandalika dengan status pembalap Kejuaraan Dunia Moto3. Ia ingin menikmati setiap momen sepanjang akhir pekan balapan sekaligus mengerahkan seluruh kemampuan di lintasan. Kehadiran para penggemar Indonesia menjadi dorongan tersendiri bagi pembalap berusia 17 tahun tersebut. Veda berharap dapat membalas dukungan masyarakat melalui penampilan yang kompetitif.
Kepercayaan diri Veda semakin meningkat setelah berhasil mengamankan poin pada Moto3 Jepang 2026. Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Motegi tersebut, ia finis di posisi ke-11 setelah menghadapi persaingan ketat sepanjang perlombaan. Hasil tersebut menjadi perkembangan positif setelah performanya sempat mengalami penurunan pada beberapa seri sebelumnya. Veda menilai masih terdapat potensi yang dapat dikembangkan bersama timnya. Ia berharap peningkatan tersebut dapat berlanjut ketika menghadapi balapan kandang di Mandalika.
Sirkuit Mandalika sendiri bukan tempat yang asing bagi Veda Ega Pratama. Pembalap muda tersebut memiliki sejumlah kenangan manis ketika berlomba di lintasan sepanjang 4,31 kilometer itu. Pada ajang Asia Talent Cup 2023, Veda berhasil memenangkan dua balapan sekaligus dengan menjadi yang tercepat pada Race 1 dan Race 2. Prestasi tersebut menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan karakter lintasan Mandalika sejak usia muda. Pengalaman positif itu menjadi salah satu modal penting untuk menghadapi persaingan pada level Kejuaraan Dunia Moto3.
Setahun setelah kesuksesan di Asia Talent Cup, Veda kembali mencatatkan hasil membanggakan di Mandalika. Ia berhasil mengamankan posisi kedua pada kelas Supersport 600 dalam ajang Asia Road Racing Championship 2024. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Veda memiliki pengalaman menghadapi berbagai karakter motor dan tingkat persaingan di sirkuit yang sama. Namun, tantangan Moto3 kali ini jauh berbeda karena menghadirkan pembalap-pembalap muda terbaik dari berbagai negara. Veda harus mampu memadukan pengalaman sebelumnya dengan strategi dan kemampuan teknis yang terus dikembangkan bersama Honda Team Asia.
Penampilan Veda pada hari pertama Moto3 Mandalika 2026 menunjukkan awal yang cukup menjanjikan. Dalam sesi latihan bebas pertama yang berlangsung Jumat pagi, ia berhasil menempati posisi ke-10. Veda mencatatkan waktu 1 menit 38,740 detik dan terpaut sekitar 1,231 detik dari pembalap tercepat. David Almansa menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,515 detik. Hasil tersebut memberikan gambaran awal mengenai persaingan yang harus dihadapi Veda sepanjang akhir pekan balapan.
Persaingan Moto3 Mandalika 2026 diperkirakan berlangsung ketat karena sejumlah pembalap papan atas sedang berjuang memperebutkan posisi penting dalam klasemen. Maximo Quiles menjadi salah satu pembalap yang mendapatkan perhatian karena memiliki peluang besar mengamankan gelar juara dunia musim ini. Sementara itu, Veda berusaha memanfaatkan balapan kandang untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya. Rangkaian kegiatan akan berlanjut dengan sesi latihan dan kualifikasi pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Balapan utama Moto3 Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026, pukul 11.00 WIB.
Veda Ega Pratama berharap Moto3 Mandalika 2026 dapat menjadi salah satu penampilan terbaiknya sepanjang musim. Dukungan langsung masyarakat Indonesia di tribun diyakini mampu memberikan tambahan semangat ketika menghadapi persaingan dengan pembalap internasional. Meski tidak memberikan janji mengenai posisi finis tertentu, Veda menegaskan komitmennya untuk mengerahkan seluruh kemampuan. Pengalaman positif di Mandalika serta hasil latihan awal menjadi modal untuk menghadapi sesi berikutnya. Dengan semangat tampil di rumah sendiri, Veda bertekad menunjukkan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing secara kompetitif di panggung balap motor dunia.