Banjarmasin, 2 Oktober 2026 – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 dalam operasi pencarian pada Jumat (2/10/2026). Kedua korban ditemukan melalui penyisiran jalur darat dan selanjutnya dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi. Dengan tambahan temuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi KM Virgo kini mencapai 80 orang. Sementara total korban yang telah ditemukan mencapai 188 orang dari 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal.
Informasi penemuan dua korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin dari Kantor SAR Palangka Raya. Tim di lapangan terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi terbawanya korban akibat arus laut. Pencarian tidak hanya dilakukan menggunakan armada laut, tetapi juga melalui jalur darat di kawasan pesisir. Strategi tersebut diterapkan karena sejumlah korban sebelumnya ditemukan cukup jauh dari lokasi utama tenggelamnya kapal.
Sebelum temuan terbaru, tim SAR juga berhasil menemukan empat korban pada Rabu (30/9/2026). Keempatnya ditemukan dalam penyisiran wilayah pesisir dan perairan yang termasuk dalam area operasi pencarian. Dengan demikian, sedikitnya enam korban ditemukan dalam rangkaian operasi pada penghujung September hingga awal Oktober. Para korban tersebut kemudian dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan helikopter Basarnas HR-3604 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Data sementara hingga Jumat pagi menunjukkan 188 dari total 243 penumpang dan awak KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Sebanyak 108 orang di antaranya ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 80 orang meninggal dunia. Dengan perkembangan tersebut, masih terdapat 55 orang yang belum ditemukan dan menjadi sasaran operasi pencarian. Basarnas memastikan operasi tetap dilanjutkan dengan mengoptimalkan personel dan sarana yang tersedia.
Di sisi lain, proses identifikasi korban terus dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan di RS Bhayangkara Banjarmasin. Pada Jumat, tim DVI mengumumkan tambahan 12 jenazah yang berhasil diketahui identitasnya. Dengan perkembangan itu, sebanyak 63 dari total 80 korban meninggal telah berhasil diidentifikasi. Proses terhadap jenazah lainnya masih berlangsung dengan mencocokkan data antemortem dan postmortem yang tersedia.
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan ketika melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin pada September 2026. Berdasarkan keterangan sejumlah penumpang yang selamat, kapal sempat menghadapi gelombang dengan ketinggian lebih dari tiga meter sebelum kecelakaan terjadi. Kapal kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di kawasan Laut Jawa. Sejak kejadian tersebut, operasi SAR berskala besar dilakukan dengan melibatkan Basarnas, TNI, Polri dan berbagai unsur lainnya.
Pencarian terhadap 55 orang yang masih belum ditemukan kini menjadi fokus utama tim SAR gabungan. Penyisiran terus dilakukan melalui laut maupun darat dengan mempertimbangkan pergerakan arus dan kemungkinan korban terbawa menuju kawasan pesisir. Keselamatan personel tetap menjadi pertimbangan dalam setiap operasi, terutama karena kondisi cuaca dan gelombang dapat berubah sewaktu-waktu. Penemuan enam korban dalam beberapa hari terakhir memberikan petunjuk baru bagi tim untuk terus memperluas pencarian hingga seluruh area potensial dapat diperiksa.